Lelaki itu menengadahkan wajahnya ke langit
Angannya mengangkasa
Ada setetes rindu di sana
Rindu pada senyum bidadari
Yang ia hadirkan
Pada lengkungan sinar rembulan malam itu
Dipuncak haru gelisahnya
Ia masih saja merasa berharap
Untuk bisa memeluk angin...
Rabu, 17 Desember 2008
Kamis, 04 Desember 2008
Rindu Untuk Ayah
Menjelang senja
Selepas hujan
sayup suaramu sontak terdengar
di senyap sunyiku yang gemetar
kau sisipkan pesan do'a
di telingaku yang membuyar dengar
kaukah itu, ayah?
Teringat lalu malam - malamku memimpimu,rindu..
Seperti jutaan parasut di udara
senyummu berwarna warni
di lelah mataku yang menganak sungai
saat ini mengenangmu, kau bagaikan pelangi
andai dapat kuputar waktu
demi pelukanmu yang sehangat sapaan cahaya mentari pagi
andai dapat kuulang waktu demi amarahmu yang mengoreksi kenakalanku
andai saja kudapati sosokmu di depanku kini
oh, ayah..
Kan ku cium wangi tanganmu
dengan sepenuh rindu..
*mengenang ayahanda,untuk adikku R.A. Wulan,tersenyumlah untuk hidupmu!
Selepas hujan
sayup suaramu sontak terdengar
di senyap sunyiku yang gemetar
kau sisipkan pesan do'a
di telingaku yang membuyar dengar
kaukah itu, ayah?
Teringat lalu malam - malamku memimpimu,rindu..
Seperti jutaan parasut di udara
senyummu berwarna warni
di lelah mataku yang menganak sungai
saat ini mengenangmu, kau bagaikan pelangi
andai dapat kuputar waktu
demi pelukanmu yang sehangat sapaan cahaya mentari pagi
andai dapat kuulang waktu demi amarahmu yang mengoreksi kenakalanku
andai saja kudapati sosokmu di depanku kini
oh, ayah..
Kan ku cium wangi tanganmu
dengan sepenuh rindu..
*mengenang ayahanda,untuk adikku R.A. Wulan,tersenyumlah untuk hidupmu!
Jumat, 28 November 2008
Untuk Sahabatku
Kau adalah
yang terindah
diantara tangis dan tawa..
Kau adalah
kenangan yang selalu
terpatri dalam ingatan
Kau adalah
kawan sejati
tak pernah menghitung jari untuk berbagi dan memberi
Kau adalah
bagian hidupku
tak pernah ku lewatkan namamu
dalam setiap do'aku..
yang terindah
diantara tangis dan tawa..
Kau adalah
kenangan yang selalu
terpatri dalam ingatan
Kau adalah
kawan sejati
tak pernah menghitung jari untuk berbagi dan memberi
Kau adalah
bagian hidupku
tak pernah ku lewatkan namamu
dalam setiap do'aku..
Selasa, 18 November 2008
Hening
Pada hati yang seputih kapas
bagiku kau hanya puisi
bersamaan wajah fajar
ia kemudian cahayamu
Datang padaku sejenak saja
lalu menjauh pergi
tak dapat kuterka seberapa dekat,seberapa jauh
Kucerna di muara diam
kolam matamu yang tenang
menantang gelisah di wajahku
lalu kau sejukkan,rasa teduh jiwaku sudah
Ketika yang pernah datang
kemudian perlahan menghilang
hanya hening
puisimu tak bergeming
bagiku kau hanya puisi
bersamaan wajah fajar
ia kemudian cahayamu
Datang padaku sejenak saja
lalu menjauh pergi
tak dapat kuterka seberapa dekat,seberapa jauh
Kucerna di muara diam
kolam matamu yang tenang
menantang gelisah di wajahku
lalu kau sejukkan,rasa teduh jiwaku sudah
Ketika yang pernah datang
kemudian perlahan menghilang
hanya hening
puisimu tak bergeming
Selasa, 11 November 2008
Mutiara senyum
Tersenyumlah tuk setiap langkah hidup yang kau jalani
makna yang terselip dalam setiap rahasia-Nya akan membawa manusia kepada setiap cinta-Nya
adalah hati kunci keikhlasannya
teruslah berjuang di jalan-Nya
gapai segala ridho-Nya
ialah takwa sebagai muara pembuka jalan kasih-Nya
Tersenyumlah karena cintamu pada-Nya
pungutlah kepingan hikmah dan anugerah
walau berserakan
jadikan senyummu
mutiara hati dan jiwamu...
*ditulis bersama adikku tercinta,RA.WULAN.
Terima kasih atas do'a dan dukungannya selama ini.
makna yang terselip dalam setiap rahasia-Nya akan membawa manusia kepada setiap cinta-Nya
adalah hati kunci keikhlasannya
teruslah berjuang di jalan-Nya
gapai segala ridho-Nya
ialah takwa sebagai muara pembuka jalan kasih-Nya
Tersenyumlah karena cintamu pada-Nya
pungutlah kepingan hikmah dan anugerah
walau berserakan
jadikan senyummu
mutiara hati dan jiwamu...
*ditulis bersama adikku tercinta,RA.WULAN.
Terima kasih atas do'a dan dukungannya selama ini.
Minggu, 09 November 2008
Catatan Sebuah Kematian
Lembah nirbaya...
Engkau saksi sejati
muara akhir hidup hamba ilahi
setelah penantian delapan hari
disinilah tempat berpulang
minggu dini hari yang tegang
tiga kawan berwajah menantang
senapan - senapan yang tengah di kokang
eksekusi menjanjikan mati
ujung hayat terjalani kini
mata - mata mana yang membulir basah?
wajah - wajah siapa tertawa bahagia?
nafas - nafas mana mendesah lega?
sudahkah terbayar semua duka?
Engkau saksi sejati
muara akhir hidup hamba ilahi
setelah penantian delapan hari
disinilah tempat berpulang
minggu dini hari yang tegang
tiga kawan berwajah menantang
senapan - senapan yang tengah di kokang
eksekusi menjanjikan mati
ujung hayat terjalani kini
mata - mata mana yang membulir basah?
wajah - wajah siapa tertawa bahagia?
nafas - nafas mana mendesah lega?
sudahkah terbayar semua duka?
Sabtu, 08 November 2008
MONOLOG SANG PEMIMPI
Aku adalah pemimpi
yang bertanya pada batu
Akulah pemimpi
yang berlari mengejar awan
Akulah sang pemimpi
mengais harap di antara
tetes - tetes gerimis senja
hingga akhirnya
terjebak di birunya rindu
dalam sketsa cakrawala semu
Aku bertanya pada diriku
mengapa harus bertanya pada batu
jika ia terus membisu
mengapa harus mengejar awan
jika ia terus berlari
Inilah aku si pemimpi
aku bukanlah batu
yang membisu bila kau tanya
aku bukanlah awan
yang berlari bila kau kejar
Jika untaian kata
tak pernah mampu mengurai isi hati
apakah aku memang hanya seorang pemimpi?
*di tulis bersama Joey Adipa
Setiap orang pasti punya mimpi,cita - cita dan harapan.
Akan tetapi, bukan sekedar mimpi yang berwujud angan - angan belaka tentunya.
Seperti syair lagu yang di bawakan NIDJI bahwa "mimpi adalah kunci untuk kita menaklukan dunia."Segala sesuatu berawal dari mimpi.
Seseorang boleh bermimpi menjadi apapun yang ia inginkan selama cita - cita
dan harapannya itu baik dan bisa menjadi motivator baginya untuk meraih masa depan yang cemerlang.
Ibnu Qayyim berkata:"harapan mendorong orang untuk bersemangat dan memompa
untuk berani berkorban demi mendapatkan pahala yang ia cita - citakan."
Berkhayal tanpa usaha adalah sikap yang menunjukkan kelemahan, sedangkan teliti
dalam menentukan harapan yang disertai dengan usaha dan kerja keras dapat menuju kesuksesan.Rasul bersabda:"Orang cerdik itu adalah orang yang mengekang nafsunya dan beramal untuk bekal setelah matinya dan orang yang lemah adalah orang yang mengikuti
nafsu syahwatnya dan berandai - andai kepada Allah dengan berbagai khayalan."
(HR.Ahmad dan At-tirmidzi).
Semakin tinggi cita - cita, semakin besar pula pengorbanannya.Kita harus
berjiwa besar dan bersungguh - sungguh dalam meraihnya seperti yang di ajarkan Rasulullah Muhammad dalam sabdanya: " Bersemangatlah terhadap apa yang bermanfaat bagimu dan mohonlah kepada Allah, janganlah kamu merasa lemah."
(HR.Muslim).
yang bertanya pada batu
Akulah pemimpi
yang berlari mengejar awan
Akulah sang pemimpi
mengais harap di antara
tetes - tetes gerimis senja
hingga akhirnya
terjebak di birunya rindu
dalam sketsa cakrawala semu
Aku bertanya pada diriku
mengapa harus bertanya pada batu
jika ia terus membisu
mengapa harus mengejar awan
jika ia terus berlari
Inilah aku si pemimpi
aku bukanlah batu
yang membisu bila kau tanya
aku bukanlah awan
yang berlari bila kau kejar
Jika untaian kata
tak pernah mampu mengurai isi hati
apakah aku memang hanya seorang pemimpi?
*di tulis bersama Joey Adipa
Setiap orang pasti punya mimpi,cita - cita dan harapan.
Akan tetapi, bukan sekedar mimpi yang berwujud angan - angan belaka tentunya.
Seperti syair lagu yang di bawakan NIDJI bahwa "mimpi adalah kunci untuk kita menaklukan dunia."Segala sesuatu berawal dari mimpi.
Seseorang boleh bermimpi menjadi apapun yang ia inginkan selama cita - cita
dan harapannya itu baik dan bisa menjadi motivator baginya untuk meraih masa depan yang cemerlang.
Ibnu Qayyim berkata:"harapan mendorong orang untuk bersemangat dan memompa
untuk berani berkorban demi mendapatkan pahala yang ia cita - citakan."
Berkhayal tanpa usaha adalah sikap yang menunjukkan kelemahan, sedangkan teliti
dalam menentukan harapan yang disertai dengan usaha dan kerja keras dapat menuju kesuksesan.Rasul bersabda:"Orang cerdik itu adalah orang yang mengekang nafsunya dan beramal untuk bekal setelah matinya dan orang yang lemah adalah orang yang mengikuti
nafsu syahwatnya dan berandai - andai kepada Allah dengan berbagai khayalan."
(HR.Ahmad dan At-tirmidzi).
Semakin tinggi cita - cita, semakin besar pula pengorbanannya.Kita harus
berjiwa besar dan bersungguh - sungguh dalam meraihnya seperti yang di ajarkan Rasulullah Muhammad dalam sabdanya: " Bersemangatlah terhadap apa yang bermanfaat bagimu dan mohonlah kepada Allah, janganlah kamu merasa lemah."
(HR.Muslim).
Langganan:
Postingan (Atom)