Aku ingin mengunjungi rumah itu
di dasar hatimu yang ku tanam
benih persahabatan yang mendalam
kapan saja aku mau mengadu
kau selalu termangu di beranda rumah itu
menunggu selesai ceritaku
dan kau akan selalu menghiburku...
Berlalu lalang di halaman rumah sunyi
tempat jiwaku teduh bersembunyi
karena padanya kucium bau wangi
bersama tarian hujan itu ku ingin bernyanyi
Ketika hari hujan, aku terlanjur beku
kedinginan oleh rasa yang ku buat sendiri
hingga tak sempat lagi
ku hitung rintiknya menari
Mengagumi hujan yang sejak malam ku rindukan
Sore itu Tuhan menghadiahkannya untukku
yang kian meratap sepi
di rumahmu yang sunyi
Namun tiba-tiba kau berkata:
"simpan sejenak kekagumanmu pada hujan,
saat dia beri kau gigil dinginnya,
kau tak bisa menahan diri untuk ucapkan:
hujan berhentilah!"
Note:Ketika menulis ini,aku sedang teringat sahabatku,neny.
Rumahnya adalah tempatku mengadu dan berkeluh kesah.
kepadanya selalu mengalir deras setiap cerita,
entah itu sedih,suka atau marah.
Aku selalu merasa lega setelahnya.
Thanks for neny,u always there anytime i need u!
Puisi ini juga terinspirasi dari SMS seorang sahabat lama
Puji Setiawan.Well,phu..trims yaa!
Minggu, 07 September 2008
Rabu, 03 September 2008
ORANYE
Oranye pecah di langit senja
temaram sinar mega
memerahkan wajah sang cakrawala
di ambang kekaguman yang menyeruak
lewat bulir-bulir senyum di bibir
setangkai bunga mimpi hadir
namun hanya sebatas siluet senja
yang oranye warnanya...
note:aku sangat mengagumi lukisanNya
saat matahari beranjak ke peraduannya
Subhanallah!
temaram sinar mega
memerahkan wajah sang cakrawala
di ambang kekaguman yang menyeruak
lewat bulir-bulir senyum di bibir
setangkai bunga mimpi hadir
namun hanya sebatas siluet senja
yang oranye warnanya...
note:aku sangat mengagumi lukisanNya
saat matahari beranjak ke peraduannya
Subhanallah!
Selasa, 02 September 2008
SETETES RINDU
Belajar mencari emas dalam diammu bersahaja
Di keruhnya air yang tergenang perlahan
Matahari mengusik pusara sunyi berjelaga
Mengenang waktu lampau
Sesobek ingatanku tentangmu
Tiba-tiba memantul ke udara
Entah ada apa di muara?
Gita Swary
Di keruhnya air yang tergenang perlahan
Matahari mengusik pusara sunyi berjelaga
Mengenang waktu lampau
Sesobek ingatanku tentangmu
Tiba-tiba memantul ke udara
Entah ada apa di muara?
Gita Swary
TENTANG MENDUNG 2
Ceritakan padaku tentang mendung
Apakah gerangan kelabu yang menggelayut perlahan
Di sendu wajahmu yang termangu
Seakan ragu menahanmu
Ceritakan padaku tentang mendung
Sebuah alasan mengapa aku
Kini kehilangan senyummu…
Satu hal yang perlu kau tahu,sahabatku..
Jauh didalam hatiku,tak kan ku biarkan
Kau sendu kelabu
Biar kita warnai langit itu
Menjadi kembali biru
Tertawalah bersamaku
Hingga lepas semua resahmu ke langit itu
Jangan biarkan mendung menghapus senyummu…
Gita Swary
Apakah gerangan kelabu yang menggelayut perlahan
Di sendu wajahmu yang termangu
Seakan ragu menahanmu
Ceritakan padaku tentang mendung
Sebuah alasan mengapa aku
Kini kehilangan senyummu…
Satu hal yang perlu kau tahu,sahabatku..
Jauh didalam hatiku,tak kan ku biarkan
Kau sendu kelabu
Biar kita warnai langit itu
Menjadi kembali biru
Tertawalah bersamaku
Hingga lepas semua resahmu ke langit itu
Jangan biarkan mendung menghapus senyummu…
Gita Swary
BLACK AND WHITE
Black is honest and it’s not a bad thing
Black is deep soul and it’s not scary thing
White is pure but it’s not always clean
White is warm touch but it’s not always good mean
Black can be white
And white can be black
Which one u choose?
Ketika hitam tampak di segala pandangan
Maka putih tersembunyi di satu sudut ruang
Mengapa warna kau sebut hitam,karena ada yang lebih putih
Black is deep soul and it’s not scary thing
White is pure but it’s not always clean
White is warm touch but it’s not always good mean
Black can be white
And white can be black
Which one u choose?
Ketika hitam tampak di segala pandangan
Maka putih tersembunyi di satu sudut ruang
Mengapa warna kau sebut hitam,karena ada yang lebih putih
KUNING
Pukul dua malam,ku buka jendela kamar
Ku pandangi bulan
Pada tepi lingkar cahayanya
Aku melihat wajah orang – orang yang kurindukan
Kilauan kuning singgah sebentar
Di kedua mataku yang menatap datar…
Ku pandangi bulan
Pada tepi lingkar cahayanya
Aku melihat wajah orang – orang yang kurindukan
Kilauan kuning singgah sebentar
Di kedua mataku yang menatap datar…
BIRU
Di hari yang muram sunyi
Aku ingin mengunjungi hatimu
Yang bersembunyi
Mendengar jiwamu
Yang bernyanyi…
Di pagi yang senyap kelabu
Aku ingin mengunjungi hatimu
Yang membiru
Memastikan ingatanmu
Masih rindukah kau padaku?
note: Terkadang dalam kesendirian
aku tiba-tiba teringat seseorang
dan merasa rindu padanya.
This poem dedicated to Anggun Cita Resmi
I really missing you!
Aku ingin mengunjungi hatimu
Yang bersembunyi
Mendengar jiwamu
Yang bernyanyi…
Di pagi yang senyap kelabu
Aku ingin mengunjungi hatimu
Yang membiru
Memastikan ingatanmu
Masih rindukah kau padaku?
note: Terkadang dalam kesendirian
aku tiba-tiba teringat seseorang
dan merasa rindu padanya.
This poem dedicated to Anggun Cita Resmi
I really missing you!
Langganan:
Postingan (Atom)