Selasa, 02 September 2008

TENTANG MENDUNG 2

Ceritakan padaku tentang mendung
Apakah gerangan kelabu yang menggelayut perlahan
Di sendu wajahmu yang termangu
Seakan ragu menahanmu

Ceritakan padaku tentang mendung
Sebuah alasan mengapa aku
Kini kehilangan senyummu…

Satu hal yang perlu kau tahu,sahabatku..
Jauh didalam hatiku,tak kan ku biarkan
Kau sendu kelabu
Biar kita warnai langit itu
Menjadi kembali biru
Tertawalah bersamaku
Hingga lepas semua resahmu ke langit itu
Jangan biarkan mendung menghapus senyummu…

Gita Swary

BLACK AND WHITE

Black is honest and it’s not a bad thing
Black is deep soul and it’s not scary thing

White is pure but it’s not always clean
White is warm touch but it’s not always good mean

Black can be white
And white can be black
Which one u choose?

Ketika hitam tampak di segala pandangan
Maka putih tersembunyi di satu sudut ruang
Mengapa warna kau sebut hitam,karena ada yang lebih putih

KUNING

Pukul dua malam,ku buka jendela kamar
Ku pandangi bulan
Pada tepi lingkar cahayanya
Aku melihat wajah orang – orang yang kurindukan
Kilauan kuning singgah sebentar
Di kedua mataku yang menatap datar…

BIRU

Di hari yang muram sunyi
Aku ingin mengunjungi hatimu
Yang bersembunyi
Mendengar jiwamu
Yang bernyanyi…

Di pagi yang senyap kelabu
Aku ingin mengunjungi hatimu
Yang membiru
Memastikan ingatanmu
Masih rindukah kau padaku?


note: Terkadang dalam kesendirian
aku tiba-tiba teringat seseorang
dan merasa rindu padanya.
This poem dedicated to Anggun Cita Resmi
I really missing you!

Jumat, 29 Agustus 2008

TENTANG MENDUNG 1



Belum juga terlihat gurat merah di ufuk timur
Ketika sang surya memulai denyut nadi kehidupan
Sembari mengintip di balik bukit,
Dengan rona malu menyapa mesra
Kedipan pertama, sontak membangunkan makhluk
Di pagi buta…
Belaian lembut sinarmu, hangat merasuk ke dalam kalbu
Seakan menguatkan persepsi bahwa
Tiada yang sanggup bertahan hidup tanpamu.

Tapi sayang mentariku…

Pagi itu aku tak bisa memandangmu puas
Sekumpulan mega menggelayut di pusara angkasa
Menjegal mentari hingga petang

Wahai mendung yang makin kelabu
Ijinkan kulalui hari ini
Bersama mentari…
Karena dengan sinarnya aku bisa
Melalui hariku dengan cerah

Secerah angan-anganku menatap hari esok
Walaupun semua hanya tinggal secercah harapan
Harapan tentang masa depan yang ku inginkan…

HILANG

Aku hilang …
Dalam denting hening
Tak bergeming…
Sepi membunuh dirinya sendiri
Merantai jiwa dan hati yang tertidur

Pada selembar daun yang bertasbih
Mencoba diri mengecap tetes kasih
Wajah embun yang bening…
Menjejaki kebesaran Sang Maha Suci
Mengetuk pintu istanaNya
Mengemis CintaNya…

Pada jasad diri yang tergambar hina nestapa
Memelas wajah ingin dicinta…
padaMu …,olehMu saja..
Allahu Laa Ilaaha Illaa Huwal Hayyul Qayyuum…

Gita Swary 180808

Jumat, 22 Agustus 2008

PUTIH

Ketika hati
Tak mampu lagi
Melepas apa yang telah erat di genggaman
Ada yang telah hilang dari pelukan

Ketika jiwa
Tak lagi rela
Melupakan apa yang telah tertancap kuat dalam ingatan

Ketika diri ini
Tak sanggup lagi berjanji
Tuk mengejar semua mimpi

Ketika lidah terasa kelu
Dan semua bayang menjadi semu
Maka,kusapa Engkau dengan cinta di hatiku

Ya Rabb..
Ajarkan aku untuk tetap bersabar
Meski dalam keadaan paling teraniaya
Ajarkan aku untuk tetap mencintaiMu
Meski dunia sudah tak sanggup lagi tersenyum